mengenal kelinci lebih jauh…

Posts Tagged ‘merawat kelinci

Masing-masing dari jenis kelinci memiliki ukuran tubuh, warna, panjang bulu, pertumbuhan dan manfaat yang berbeda-beda antara ras kelinci saru dengan ras kelinci lainnya…

Di dunia ini, terdapat lebih dari 72 jenis ras kelinci yang tersebar, tapi dari sekian banyak ras yang ada, hanyak beberapa ras saja yang dikembangkan termasuk kelinci ternak….

fb46860

Nah, bagi anda pecinta kelinci atau anda yang hobi memelihara kelinci ataupun bagi anda yang ingin memiliki kelinci harus mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis ras kelinci yang ada…nah setelah anda mengenal jenis kelinci, baru anda dapat memilih kelinci yang ingin anda miliki…. tapi, jangan lupa merawat kelinci peliharaan anda setelah anda memilikinya, sebagai pecinta kelinci hal ini wajib dilakukan…:)

Berikut jenis ras kelinci yang umum terus dikembangkan :

Ras kelinci jenis Angora
Ras kelinci jenis Lyon
Ras kelinci jenis American Chinchilla
Ras kelinci jenis Dutch
Ras kelinci jenis English Spot
Ras kelinci jenis Himalayan
Ras kelinci jenis Flemish Giant
Ras kelinci jenis Havana
Ras kelinci jenis Lop
Ras kelinci jenis Nederland Dwarf
Ras kelinci jenis New Zealand White
Ras kelinci jenis Polish
Ras kelinci jenis Rex
Ras kelinci jenis Satin
Ras kelinci jenis Tan
Ras kelinci jenis Californian
Ras kelinci jenis Champagne d’Argent
Ras kelinci jenis Carolina
Ras kelinci jenis Checkered Giant
Ras kelinci jenis Siamese Sable
Ras kelinci jenis Silver

fb46860

Jika anda berkeinginan untuk beralih ke hobi memelihara kelinci, maka tentu anda sudah tau sebelumnya tentang jenis kelici yang ingin anda pilih…

Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam memilih kelinci peliharaaan anda dan Berikut beberapa tips memilih kelinci sehat :

fb46860

Bagian kepala dan wajah kelici
kelinci yang mempunyai sorot mata yang jernih dan tajam merupakan salah satu indikator  kelinci sehat, kelinci yang baik memiliki taring yang kuat tapi tidak tajam, lihat juga pada bagian hidung kelinci apakah ada cairan, hati-hati jika ternyata kelinci pilihan anda terkena flu, pilihlah kelinci dengan telinga yang tegak, kecuali untuk kelinci tertentu yang memang memiliki karakter telinga kelincin yang layu atau turun.

Bagian kaki kelinci
Bentuk kaki yang baik pada kelinci berpa kaki yan tegak, jadi lihatlah terlebih dahulu keadaan kaki kelinci pada saat kelinci dalam posisi berdiri untuk memastikan.

Bagian badan kelinci
Ciri kelinci yang memiliki bagian badan yang baik adalah kelinci yang memiliki bentuk badan yang gemuk dan berisi.

Bentuk ekor kelinci
Bentuk ekor yang baik bgi kelinci adalah ekor yang lurus dan tegak.
Pilihlah kelinci yang aktif dan energik
Kelinci yang aktif dan energik menunjukkan bahwa organ dan otot kelinci berfungsi dengan baik, serta menunjukkan kesehatan kelinci yang terawat.

Jangan pilih kelinci yang penakut.
Kelinci yang terlalu penakut, apalagi jika disentuh manusia akan sangat merepotkan pada saat melakukan perawatan, jadi jika hendak memilih kelinci pastikan kelinci tersebut tidak takut jika dipegang atau disentuh.

fb46860

Banyak dari sebagian teman-teman yang sering banget komentar, “kelinci itu lucu tapi terlalu gampang mati”

Dan komentar ini memang sebagian besar ada benarnya juga, jumlah kematian kelinci yang di sebabkan penyakit cukup tinggi, bisa berkisar 15% – 40%. Nah kematian yang paling tinggi terjadi dari masa kelahiran hingga penyapihan.

fb46860

Faktor penyebab timbulnya penyakit bisa di sebabkan beberapa hal, misalnya : 1. Kelemahan dalam menjaga sanitasi kandang 2. pemberian pakan berkualitas jelek, 3. volume pakan kurang, 4. air minum kotor atau kurang, 5. kekurangan zat nutrisi (protein, vitamin, mineral), 6. tertular kelinci lain yang menderitasakit, 7. perubahan cuaca, 8. dll
Kelinci sakit menunjukkan gejala yang cukup mencolok. Antara lain lesu, nafsu makan hilang, mata sayu, dan suhu badan naik turun. Untuk kelinci yang sakit baiknya di masukkan ke kandang karantina, untuk di rawat sendiri.

Nah untuk posting kali ini abang rabbit mau membahas penyakit kelinci yang sering menyebabkan kematian :

Enteritis Kompleks

Penyakit ini menyerang alat pencernaan, dan menjadi penyebab kematian paling umum pada kelinci di peternakan. Korbannya anak-anak kelinci yang masih menyusu. Anak kelinci yang sembuh dari penyakit ini pertumbuhan selanjutanya kurang baik. Dikalangan peternak, penyakit ini di kenal dengan beberapa nama, antara lain kembung, mencret, dan bloat. Penyebabnya bisa karena udara lembap, basah, atau terkena angin malam secara langsung, dan cuaca jelek. Kembung juga bisa di sebabkan salah makanan, karena perbandingan serat kasar,protein, dan lemak tidak tepat. Gejala kembung, kelinci berdiri dengan posisi membungkuk, kaki depan agak maju. Daun telinga turun, mata suram memincing. Gigi berkerokot menahan sakit. Kelinci tampak haus, selalu mendekati air minum. Kaki depan di masukkan ke dalam tempat air minum.
Ketika buang kotoran, warnanya hijau gelap, bau, lendir menggantung pada dubur. Penyebabnya kandungan serat kasar pakan terlalu tinggi, lebih dari 22%. Pengobatannya dapat dilakukan dengan menyingkirkan hijauan dan air minum yang tersedia.Selama satu hari kelinci diberi pakan hay atau daun kacang kering, diobati dengan antibiotik yang di berikan pada makanan induk yang sedang menyusui atau ke dalam air minumnya. Setelah sembuh dapat diberi pakan seperti biasa. Secara umum enteritis kompleks terjadi karena kelinci salah makanan, jenis makanan yang di berikan tidak cocok atau sering berubah macamnya, terlalu banyak makan hijauan basah, cuaca jelek,kondisi kandang jelek, dan anak kelinci terlalu cepat disapih. Kelinci dewasa yang kurang serat kasar, atau anak kelinci yang terlalu banyak memeperoleh serat kasar juga mudah terserang enteritis kompleks.

Pasteurellosis

Penyakit ini sering menyerang kelinci dewasa, baik jantan maupun betina. Penyakit ini menyerang alat pencernaan. Penyebabnya kuman Pasteurella multocida. Serangan dimulai dari saluran pencernaan bagian atas. Infeksinya menjalar pada organ-organ lain, terutama uterus, testicles, dan kelenjar susu. Pencegahannya dapat dengan membuang kotoran yang lebih sering dengan dikombinasikan adanya ventilasi yang baik dapat mengurangi timbulnya penyakit karena pasteurellosis.

Young Doe Syndrome

Penyakit ini terjadi pada kelinci-kelinci betina pada kelompok kelahiran yang pertama dan kedua. Penyebabnya adalah septicemia akibat mastitis sehingga terjadi bengkak pada kelenjar susu. Kuman stapphylorus aureus memasuki kelenjar susu melaui luka pada kelenjar atau puting susu. Karena mastitis, suhu badan induk panas, nafsu makannya kurang. Puting susu bengkak dan keras, sehingga induk tak mau menyusui anaknya. Anaka-anak kelinci mati karena tak mendapatkan susu dari induknya. Induk sakit diisolasi. Penyakitnya dapat di sembuhkan kalau belum terlambat. Obatnya, suntikan dengan Penicilin, Dexatozoon, Sulmethonl, Sulfa Strong atau Oxylin. Selain itu, kandang dibersihkan, di semprot atau di cucui dengan Asepto. Anak-anak kelinci selama induknya sakit di pelihara di kandang lain, diberi Rabbit milk, atau lebih mudahnya bisa di berikan susu kambing etawa sebagai alternatif.

Kokkidiosis

Penyakit ini terutama menyerang kelinci yang di pelihara di atas lantai. Penyebabnya kuman parasit (protozoa) yang menyerang usut atau hati. Parasit yang menyerang hati banyak menimbulkan kematian pada anak kelinci. Hati yang terserang kokkidiosis terlihat bercak-bercak puktih kalau di bedah. Penularan penyakit lewat mulut. Bibit penyakit lewat mulut. Bibit penyakit tertelan lewat makanan, air minum, atau sesuatu yang mengandung penyakit yang dijilati kelinci.Pada musim hujan yang panjang dan kondisi peternakan kotor, serangan penyakit ini mudah sekali timbul. Gejala nya kokkidiosis antara lain nafsu makan turun, badan kurus, lesu, dan berat badan terus merosot. Gigi berkerot-kerot menahan sakit, beraknya mencret bercampur darah atau berlendir putih. Pengobatannya, kelinci sakit di obati dengan obat-obatan yang mengandung sulfa untuk menghambat diare. Misalnya, sulfa quinoxalin, Trisulfa, Sulfa Strong, dan Noxal. Dapat juga diobati dengan Stop Diare yang mengandung Tetracycline, atau Eludron yang berupa obat tetes. Sanitasi kandang dan lingkungan dilakukan ketat. Kandang harus bersih dan berventilasi baik. Udara dalam kandang pun segar karena sirkulasinya bagus. Membatasi kunjungan orang dipeternakan dan menjaga kualitas ransum agar bersih dan bermutu baik juga harus dilakukan.

Sembelit

penyakit ini menunjukkan gejala tak bisa berak. Kencing sedikit sekali. Kelakuan kelinci sangat gelisah. Penyebabnya, pemberian ransum kering kurang diimbangi dengan kebutuhan air minum yang cukup. Imbangan serat kasar dalam ransum kering dengan pakan hijauan kurang tepat. Kelinci kurang gerak karena kandang terlalu sempit. Pengobatannya dilakukan dengan memberi kelinci air minum sebanyak-banyaknya. Sediakan banyak hijauan, sayuran, atau buah-buahan. Selain itu, lepaskan kelinci di luar kandang agar mendapat udara segar dan bergerak sebanyak-banyaknya. Pakan yang seimbang antara ransum kering dan hijauan dapat mencegah terjadinya sembelit. Air minum dicukupi, tambahkan vitamin dan mineral untuk pelengkap gizinya. Kandang yang sudah sempit diganti dengan yang lebih lebar agar kelinci yang tinggal di dalamnya nyaman.

Pilek

gejalanya mudah hidung kelinci mengeluarkan lendir berwarna jernih atau keruh, selain itu juga sering bersin-bersin. Kaki depan selalu berusaha menggaruk hidung. Kaki dan bulu badannya ikut basah. Mata sembap, basah, berair. Penyebab penyakit susah dipastikan, mungkin bakteri atau virus. SIfat penyakit sangat menular, menyerang selaput lendir pada saluran hidung. Infeksi dapat menyebar ke tenggorok dan paru sehingga menimbulkan sesak napas. Langkah penanganannya, penderita harus di rawat. Hidung yang penuh ingus disemprot larutan antiseptik, kerak yang mengeras dibersihkan dengan air hangat. Obati kelinci dengan antibiotik seperti Penicilin atau Anticold. Penyakit pilek mudah timbul kalau lingkungan kandang lengas dan basah. Sirkulasi udara yang jelek cepat membantu penyebarannya. Penularan pilek dapat dicegah kalau sanitasi kandang baik, populasi kandang tidak padat, volume pakan cukup dan tinggi nilai gizinya, ternak banyak bergerak, dan cukup mendapat sinar matahari pagi setiap hari.

Pneumonia

alias radang paru menyerang alat pernapasan, yaitu paru-paru. Penyebabnya kuman Pasteurella Multocida. Gejalanya, kepala sering diangkat tinggi-tinggi karena susah bernapas. Mata dan telinga kebiru-biruan, kadang-kadang keluar cairan bernanah. Kotorannya encer. Penyakit ini biasanya menyerang kelinci yang kondisi badannya agak menurun, terutama induk menjelang melahirkan anak kedua atau ketiga kalinya. Penyebab awal,kelinci di kandang sering terkena aliran angin langsung., udara di dalam kandang lembap, dan pakan bergizi buruk.Penyakit radang paru sukar disembuhkan, kecuali kalau penderita memperoleh pengobatan ketika gejala sakit masih pada tahap permulaan. Obatnya Penicillin, Oxylin, atau Sulfa Strong yang diberikan lewat suntikan.

Kudis

penyakit ini menimbulkan gatal-gatal. Bagian tubuh yang terserang mula-mula kepala, lalu menjalar ke mata, hidung, kaki, dan kemudian seluruh tubuh. Penyebabnya kutu Sarcoptes Scabiei sehingga penyakitnya disebut scabesiosis alias kudis. Kutu kudis berbentuk hampir bulat, berkaki empat pasang. Kutu jantan berukuran 0,2-0,24 mm, sementara betina 0,33-0,6 mm, kutu berkembang biak dengan telur, sekali bertelur 40-50 butir. Kutu betina masuk di bawah kulit dengan merusak lapisan kulit bagian atas. Kerusakan kulit menimbulkan luka dan gatal-gatal. Akibatnya timbul infeksi kulit. Kulit kemerah-merahan, bulu rontok, disertai gatal-gatal yang menyiksa. Saking seringnya kelinci menggaruk-garuk dan menggosok-gosokkan badan pada dinding kandang, seluruh badan kelinci akan penuh koreng. Badannya cepat kurus, makan tak mau, dan akhirnya bisa mati. Kelinci terkena kudis harus disingkirkan di kandang isolasi. Bersihkan kandang yang dihuni, lalu disemprot disenfektan (obat pembasmi hama; Asuntal, Neguvan, Notick) dengan cermat. Kandang dijemur dan dibiarkan kosong minimal sampai 15 hari. Untuk penanganannya,kelinci sakit di cukur bulunya di sekitar bagian yang kudisan. Cuci lukanya dengan air hangat. Setelah bersih dan di lap kering, olesi luka dengan obat kudis, misalnya salep belerang, Caviam, atau Scabicid Cream. Pengobatan dilakukan setiap dua hari sekali.

Kanker Telinga

penyakit ini di tandai rasa gatal dan sakit pada telinga yang terserang. Kepala sering digoyang-goyangkan dan di geleng-gelengkan. Daun telinga digosok-gosokkan segingga kulit telinganya yang putih menjadi kemerah-merahan. Cairan keluar dari jaringan yang rusak, lalu mengeras membentuk kerak. Kelinci yang terserang menjadi kurus karena gelisah dan tak tenang. Penyakit ini di sebabkan kutu yang hidup di permukaan kulit sebelah dalam telinga. Pada pangkal telinga agian dalam terdapat endapan sisik kekuning-kuningan. Kelinci yang sehat hidup berdekatan dengan penderita harus ikut diobati karena penyakit mudah menular. Bagian telinga yang terserang diolesi dengan obat pembasmi kutu. Obat dibuat dengan campuran 1 bagian jodium, 25 bagian minyak kelapa, dan 10 bagian alkohol. Obat di oleskan menggunakan kapas.

Jenis kelinci yang satu ini adalah salah satu jenis kelinci yang sangat banyak di budidayakan untuk tujuan bisnis, para peternak kelinci jenis rex ini merasa sangat diuntungkan karena kelinci jenis rex ini banyak diminatai oleh pengelola restoran yang menyediakan menu daging kelinci sebagai menu special mereka.

Di bagian lain, ternyata selain dagingnya yang di katagorikan lezat ini, bulu dan kulitnya juga banyak diminati untu bahan jaket, tas, dompet, ikat pinggang dan asesoring pakaian lainnya.

Pasar manfaat kelinci jenis rex ini sangat luas, yauitu sudah meliputu eropa, rusia, amerika hingga asia…dan pusat produksi kulit bulu kelinci terbesar terdapat di Hongkong, Taiwan, Jepang, dan Korea selatan.

Melihat potensi yang cukup besar ini, para penertak kelinci di indonesia mulai melihat hal ini sebagai peluang yang baik, diantara peternak kelinci di indonesia yang paling banyak terdapat di kawasan lebang, Bandung.

ustisi Ardhi

fb46860

Kelinci termasuk jenis ternak pseudo-ruminant, yaitu herbivora yang tidak dapat merncerna serat-serat secara baik. Ia memferrmentasi pakan di usus belakangnya. Fermentasi hanya terjadi di caecum (bagian pertama usus besar) , yang kurang lebih merupakan 50% dari seluruh kapasitas saluran perncernaannya.

Sekitar umur tiga minggu kelinci mulai mercerna kembali kotoran lunaknya, langsung dari anus (proses ini di sebut caecotrophy) tanpa pengunyahan. Kotoran lunak itu terdiri atas konsentrat bakteri yang di bungkus oleh mokus.

fb46860

Walaupun memiliki caecum yang besar, kelinci ternyata tidak mampu mencerna bahan-bahan organik dan serat kasar dari hijauan sebanyak yang dapat dicerna oleh ternak ruminansia murni. Daya cerna kelinci dalam mengonsumsi hijauan daun mungkin hanya 10%.

Di alam, kelinci liar dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dengan jenis pakan yang di kehendaki. Jumlah pakan minimal dan ragam pakan dapat terpenuhi sehingga terjadi keseimbangan dalam pertumbuhan, kesehatan dan perkembangbiakannya. Kalau kebutuhan itu tidak tercapai, dengan sendirinya kelinci berangsur-angsur gugur menghadapi seleksi alam.

Nah untuk kelinci yang di ternak dan hidupnya terbatas di sekeliling kandang. Kelangsungan hidupnya sangat di tentukan oleh perhatian dan perawatan dari si empunya. Jenis, jumlah, dan mutu pakan yang diberikan sangat menentukan pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangbiakannya.

Pakan hijauan yang seimbang terdiri dari hijauan, hay (rumput kering), biji-bijian, umbi-umbian, dan konsentrat. yukk kita jabarin satu-satu…
Hijauan, sebagai makanan pokok kelinci lazim di berikan oleh peternak kelinci tradisional. Pakan hijauan yang diberikan antara lain rumput lapangan, limbah sayuran (kangkung,sawi,wortel,lobak,caisim,kol, daun singkong),daun kacang tanah, daun dan batang jagung, daun pepaya, talas, dll). Hijauan untuk pakankelinci jangan diberikan dalam bentuk ’segar’, tapi telah dilayukan terlebih dulu untuk mengurangi kadar airnya. Proses pelayuan selain untuk mempertinggi kadar serat kasar, juga menghilangkan getah atau racun yang dapat menimbulkan kejang-kejang atau mencret.

Pemberian pakan berupa kubis atau limbah sayuran lain akan membuat kencing kelinci keluar berlebihan. Soalnya limbah itu memiliki kandungan air tinggi.

Hay adalah rumput awetan yang dipotong menjelang berbunga. Rumput itu di keringkan secara bertahap sehingga kandungan gizinya tidak rusak, sekaligus mempertinggi kadar kandungan serat kasarnya. Bahan untuk hay antara lain rumput gajah, pucuk tebu, atau rumput lapangan menjelang berbunga. Daun kacang-kacangan yang dilayukan lalu di keringkan seperti hay, juga disukai kelinci.Ketika kelinci sakit terserang mencret, pemberian hijauan dihentikan. Sebagai gantinya diberikan 100% hay.

Biji-bijian Biji-bijian berfungsi sebagai makanan penguat. Pakan ini diberikan terutama untuk kelinci bunting dan yang sedang menyusui. Jenis pakannya bisa jagung, padi, gandum,kedelai,kacang tanang, dan kacang hijau.

Biji-bijian itu sebaiknya digiling atau ditumbuk lebih dulu. Kalau pemberian biji-bijian terasa mahal, dapat dimanfaatkan bekatul, bungkil tahu, bungkil kelapa, atau bungkil kacang tanah. Kelinci muda yang dibesarkan melulu dengan pakan hijauan, sampai umur empat bulan bobot hidupnya hanya sekitar 1.5 kg. Kalau pakannya di tambah bekatul atau biji-bijian,kelinci muda umur empat bulan bisa mencapai bobot rata-rata 4 kg untuk New Zealand White, Californian, dan kelinci potong lainnya.

Umbi-umbian Ubi jalar, songkong, uwi, talas dan umbi-umbi lainnya dapat diberikan untuk kelinci sebagia pakan tambahan. Sebaiknya umbi yang beracun seperti singkong jangan diberikan mentah, tapi sudah direbus dulu atau dikeringkan menjadi gaplek.

Konsentrat dalam peternakan kelinci berfungsi untuk meningkatkan nilai gizi pakan dan mempermudah penyediaan pakan. Konsentrat sebagai ransum diberikan sebagai pakan tambahan atau pakan penguat, kalau pakan pokoknya hijauan. Konsentran untuk kelinci dapat berupa pelet (buatan pabrik),bekatul, bungkil kelapa, bungkil kacang tanah, ampas tahu, ampas tapioka, atau gaplek.

fb46860

Ternyata banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh dengan memelihara kelinci, ada yang memelihara kelinci sebagai hewan kesayangan, ada yang memanfaatkan untuk bisnis kelinci dengan mengembang biak kan kelinci atau beternak kelinci, dan ada juga yang memanfaatkan nya sebagai penghasil daging dan kulit kelinci,

fb46860

Nah dari sekian banyak manfaat, selain kelinci potong ada beberapa jenis kelinci yang dikatagorikan sebagai kelinci hias, jenis kelinci yang sering digunakan sebagai kelinci hias adalah :

  • Kelinci hias jenis New Zealand White
  • Kelinci hias jenis Angora
  • Kelinci hias jenis English Angora
  • Kelinci hias jenis Jersey Wolly
  • Kelinci hias jenis Lyon
  • Kelinci hias jenis Dutch
  • Kelinci hias jenis Nederland
  • Kelinci hias jenis Mini Nederland Himalayan
  • Kelinci hias jenis Mini Nederland Drawft Hotot
  • Kelinci hias jenis Rex Carpet
  • Kelinci hias jenis Lop Holland
  • Kelinci hias jenis Tan
  • Kelinci hias jenis Holland Dwarf
  • Kelinci hias jenis Harlequin
  • Kelinci hias jenis English Spot

Jika anda telah Mempunyai kelinci hias, jangan lupa merawat kelinci peliharaan anda dengan benar agar kelinci anda sehat dan terbebas dari penyakit kelinci yang sering dialami para pencinta kelinci lainnya.

fb46860

Berikut adalah tips bagaimana memilih lokasi kandang kelinci yang baik serta keadaan kandang yang baik untuk kelinci, hal ini adalah salah satu hal penting dalam melakukan perawatan kelinci,

Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah :

Lokasi :
sinar matahari yang masuk cukup
bersuhu sejuk, berkisar antara 15-20°C
mempunyai ventilasi yang baik untuk pergerakan udara
tempatnya kering
lingkungannya tenang dan tak jauh dari rumah, karena berhubungan dengan keamanan ternak
diusahakan disekitar kandang terdapat naungan

Kandang :
Bahan murah, awet, dan mudah di dapat
Mampu melindungi ternak dari cuaca buruk
Mempunyai tempat pembuangan kotoran
Lantai kandang dapat dibuat dari kawat, bambu dan kayu
Ukuran kandang bisa flexible, bisa dipakai patokan ukuran pxlxt : 90×60×60 cm, sarang beranak berukuran pxlxt : 40×30×30 cm

fb46860

Jual beli kelinci Hias
Jual beli kelinci Angora
Jual beli kelinci Lyon
Jual beli kelinci American Chinchilla
Jual beli kelinci Dutch
Jual beli kelinci English Spot
Jual beli kelinci Himalayan
Jual beli kelinci Flemish Giant
Jual beli kelinci Havana
Jual beli kelinci Lop
Jual beli kelinci Nederland Dwarf
Jual beli kelinci New Zealand White
Jual beli kelinci Polish
Jual beli kelinci Rex
Jual beli kelinci Satin
Jual beli kelinci Tan
Jual beli kelinci Californian
Jual beli kelinci Champagne d’Argent
Jual beli kelinci Carolina
Jual beli kelinci Checkered Giant
Jual beli kelinci Siamese Sable
Jual beli kelinci Silver

fb46860

Dari sekian banyak jenis  Ras kelinci yang ada, ternyata hanya beberapa jenis ras kelinci saja yang banyak dikembangkan di indonesia…

Berikut adalah jenis ras kelinci yang banyak dikembangkan di indonesia :

  • Ras kelinci jenis Angora
  • Ras kelinci jenis Lyon
  • Ras kelinci jenis American Chinchilla
  • Ras kelinci jenis Dutch
  • Ras kelinci jenis English Spot
  • Ras kelinci jenis Himalayan

fb46860

Kandang
Kandang kelinci haruslah aman dari berbagai cuaca seperti panas, dingin, angin dan lembab.

Keadaan lantai kandang harus selalu kering dan nyaman bagi kelinci, serta menyediakan tempat sanitasi atau rempat kotoran kelinci.

Hindari menempatkan kelinci dalam jumlah banyak dalam kandang yang sempit, jadi harus dikira-kira dalam penempatan jumlah kelinci sesuai luas kandang nya.

fb46860

Makanan
Dalam memberikan sayuran jangan dalam bentuk “segar” pastikan harus dalam keadaan layu dan tidak busuk (jangan diberikan langsung dari lemari es).Proses pelayuan berguna untuk mempertinggi kadar serat kasar,juga untuk menghilangkan getah atau racun yang dapat menimbulkan kejang-kejang atau mencret(kecuali kelinci anda makan tumbuh-tumbuhan dari alam bebas)

Untuk makanan tambahan bisa anda berikan pur burung berkicau (ukuran pemberian 70%sayuran 30% pur burung) atau bisa diberikan dedak yang dicampur dengan nasi,berbagai macam sayuran diberi air sedikit-diaduk lalu diberikan ke kelinci

Ada beberapa hal lain tang hars diperhatikan dalam melakukan perawatan kelinci selain hal tersebut diatas sebelunmya…
Antara lain :

Sebaiknya kelinci dilepas di halaman, biarkan mereka bermain dengan sambil melahap makanan mereka, dan dimasukkan kembali ke dalam kandang pada sore hari.

Kelinci muda atau masih kecil, sebaiknya jangan terlalu banyak digendong atau dipegang-pegang, hal ini akan membuat kelinci menjadi stres..

fb46860


beternak kelinci, bisnis kelinci, budidaya kelinci, cara memilih kelinci, jenis kelinci, jual beli kelinci, kandang kelinci, kelinci hias, makanan kelinci, merawat kelinci

Blog Stats

  • 185,874 hits

beternak kelinci, bisnis kelinci, budidaya kelinci, cara memilih kelinci, jenis kelinci, jual beli kelinci, kandang kelinci, kelinci hias, makanan kelinci, merawat kelinci

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.